yang berpendidikan selayak nya bersama dengan yang berpendidikan....
yang pandai selayak nya bersama dengan yang pandai...
dalam lain perkataan....dengan yang 'sekufu'....'setara'....
hidup akan sentiasa bertemu persimpangan....
pilihan atas dasar pertimbangan yang wajar....
meski yang saling membezakan adalah kekangan...keadaan....masa...
tetap bergantung atas perkiraan yang sama....pada matlamat....pada kaedah...
perjalanan yang melalui suatu penzahiran kenyataan....
perlu jua mengakui...menerima....mendepani...
'hakikat minyak' yang tidak mengenal 'fungsi'....'rupa'....'taraf'..
'hakikat nya'.....tetap akan terpisah daripada 'air'....
'air' tetap 'terpisah'....pabila 'hakikat minyak' tetap terkumpul...
dunia ini cuma pentas ujian....
suka atau pun tidak...bersedia atau pun tidak....
akan dipertanggungjawabkan kelak atas pilihan sendiri....perkiraan sendiri...
'pengadilan' bukan di sini....bukan jua makhluk yang menentukan....
kesaksian bukan nya datang daripada lidah...yang berbelit2 dalam berhujah....
'terlapor' bukan oleh logik nya akal....yang bijak dalam memutar belitkan fakta....
.....meski ada ketika begitu sakit untuk 'melepaskan'....tapi tetap ada suatu 'hak'...suatu 'perkiraan'...yang tidak memungkinkan ianya terlepas daripada segala yang 'terbeban'....suatu pendedahan atas ciri2 'kemunafikan'....
ketentuan Allah adalah Rahsia Allah.....
Wallahu'alam....
