Skip to main content

apa kah kata maaf...adalah jalan yang 'terakhir'...?

ada ketika....kata maaf hanya mampu terucap....di  penghujung kekecewaan....setelah menyakiti adalah jalan 'terawal' yang dicari.....sedang diri terbelenggu dengan silap dan salah...

apa kah...kata maaf itu adalah jalan 'terakhir'.....untuk membuka ruang 'bicara'...sedangkan hati dan minda dipenuhi dengan 'pertikaian'......yang tidak pernah berkesudahan....

ada kah salah dan silap diri....membuatkan 'pandangan' menjadi kelam....'pendengaran' semakin 'hilang'...dek kerana 'lesu' nya diri....untuk 'berfikir' dan menerima.....tiap satu itu dengan redha....?

meski pun banyak ketika nya.....tiap silap dan salah itu.....'terarah' untuk memberi dan menerima....dalam lengkap melengkapi....
tatkala bahagia yang dicari...sudah dalam 'gapaian'......
tetap yang 'ditekankan' adalah sisa 'luka' semalam....sedang tiap satu daripada nya...'terawat' bersama kasih sayang......apa kah masih lagi tidak mencukupi...?

jika demikian.....apa kah yang dicari dalam kehidupan ini....jika tiap yang 'terhitung' adalah silap dan salah...lalu...di manakah letaknya....nikmat dalam menikmati tiap satu daripada nya....sebagai tanda syukur pada yang Maha Esa...
sedang di sini adalah persinggahan....dalam kembara ke alam abadi...menuju redha Ilahi.....untuk yang tersayang...dan yang menyayangi....
perjalanan kehidupan.......dalam lengkap melengkapi....tatkala memberi dan menerima.....seharusnya 'bermula' dengan kata maaf....'diterus' dan 'diakhirkan' dengan sentiasa kekal bersyukur atas rahmat daripada Ilahi......atas percaya dan yakin pada-Nya yang Maha Esa....

ketentuan Allah adalah rahsia Allah....

wallahu'alam....

Popular posts from this blog

hidup...untuk terus hidup.....

fasa kehidupan tercorak pelbagai warna....terlakar berbagai wajah....tertulis dengan begitu banyak cerita..... meski jauh mana pun perjalanan....sulit manapun ujian.....sebanyak mana pun daya yg terhakis.....hingga ada yg terpisah jasad rohani di perbatasan masa......tetap penghujungnya sama....pengharapan...penyerahan semata hanya pd Dia Yang Maha Esa......  belajar atau tidak.....kuat atau tergoyah.....ada yg boleh dipilih....ada yg telah dipilihkan.... perlu berjalan...ada ketika menoleh....banyak ketika dihadang...agar fikiran tidak dipengaruhi.....jiwa tidak jadi rosak.....  untuk hidup....atau untuk terus hidup.....perlu ada benteng....walaupun hanya tinggal jasad sebagai pemisah..... ketentuan Allah adalah rahsia Allah.... wallahu'alam....

adakah 'bahasa' kita sama...?

begitu mudah membaca yang tersurat pada makhluk yang meletakkan diri di tempat   tertinggi……biar dari sudut mana sekalipun.......’mereka’ mampu ‘berputar’……. hanya untuk menjadikan ‘sudut’ itu kekal   menjadi   milik ‘mereka’…….  namun apa kah benar kebenaran nya begitu….? makhluk bisa menyatakan apa sahaja…..bisa jua berbuat apa sahaja…..namun tiap satu daripadanya tetap akan dipertanggungjawabkan kelak….pabila tiba ketika nya…..kesaksian bukan lagi berpihak pada kelebihan…. apa kah ujian itu terasing…tatkala hati yang teruji dan diuji…..sedang menghadapinya…? mungkin makhluk mampu untuk ‘menyahdayakan’ tiap fungsi   deria yang ‘mereka’ ada ‘disini’…..untuk menafikan kebenaran…yang ‘mereka’ juga ‘terpalit’ dengan ujian itu…..tatkala ‘mereka’ mengetahui nya….. namun masih mampu kah pabila berada ‘disana’ yang kekal abadi….? biar pun terdapat sebahagian makhluk yang meletakkan diri ‘mereka’ dihadapan dal...

yang 'lebih' itu....tidak akan 'dihitung?'

biar apa pun yang 'terlihat'....mahu pun yang 'tersembunyi'....tetap akan ada 'perhitungan'....pabila hadir nya suatu 'perutusan'...... biar bagaimana pun 'dinafikan'....yang 'terpapar' itu tetap adalah 'hakikat'....pada yang 'menerima'....mahu pun yang masih 'mendustakan'....... perjalanan kehidupan...sering menyaksikan 'pertembungan'......tentang 'kurang lebih' nya di antara makhluk yang bernama manusia....... biar pun begitu.....tidak kah sebahagian daripada 'mereka' itu 'sedar'....tentang tiap satu yang 'mereka' punyai.....akan 'dipertanggungjawabkan' kelak....pada 'hari' yang 'pembuktian' nya....bukan lagi pada suatu 'kelebihan'...untuk 'diperhitungkan'....dan 'diputuskan'......oleh Dia.....Penentu...Pemutus.....yang Maha Esa.... dan sesungguhnya....Dia sama sekali tidak akan menzalimi...dan Dia juga sama seka...