Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2011

ilmu itu untuk suatu 'penafian' haq....?

yang sedia jelas....jangan dikaburkan...... yang sedia 'putih'.....jangan 'dihitamkan'..... yang sedia terang...jangan 'digelapkan'.... kerana 'berdiri' atau 'duduk' nya sesuatu.... bukan kerana yang 'terlindung'..... atau apa yang 'memayungi'...... tapi atas nama suatu kebenaran....... yang JELAS dan NYATA ilmu bukan untuk 'menafikan' suatu kebenaran....kerana kebenaran itu 'duduknya' JELAS dan NYATA.....bagi tiap yang 'memegang'......'mempertahanka n'.......prinsip percaya dan yakin......terhadap Allah S.W.T yang Maha Esa....Penentu...Pemutus.....P emilik.....mengatasi segala2nya.... ketentuan Allah adalah rahsia Allah.... wallahu'alam....

perihal 'wanita' dan 'lelaki' itu.....

terlalu banyak pengorbanan 'wanita' itu...... tidak kan bisa terhitung segala pahit maung.....hingga biar pun ada ketika nya....'nyawa' dan 'maruah' menjadi 'galang ganti'....tetap memilih untuk mempertahan.....dan melindungi...... tidak kan bisa dinilai dengan wang ringgit......takkan bisa terbalas segala 'jasa'...... 'lelaki' itu seringkali 'membentengi'..... hingga kan...ada ketika nya tiap kedukaan dan keperitan....ditelan bersendiri..... 'berteman'kan terik panas mentari....yang 'membakari' tiap anggota tubuh....yang 'dibasahi' keringat..... tatkala 'gelap' seluruh alam.....tetap memilih menjadi 'kekuatan' untuk tiap yang dilindungi.....atas nama kasih sayang... biar pun pada ketika 'nyawa' dan 'maruah' menjadi pertaruhan.....yang seperti nya sudah tidak bernilai lagi..... namun......... biar pun 'wanita' dan 'lelaki' itu pernah 'terluka'.... bi...

apa kah kata maaf...adalah jalan yang 'terakhir'...?

ada ketika....kata maaf hanya mampu terucap....di  penghujung kekecewaan....setelah menyakiti adalah jalan 'terawal' yang dicari.....sedang diri terbelenggu dengan silap dan salah... apa kah...kata maaf itu adalah jalan 'terakhir'.....untuk membuka ruang 'bicara'...sedangkan hati dan minda dipenuhi dengan 'pertikaian'......yang tidak pernah berkesudahan.... ada kah salah dan silap diri....membuatkan 'pandangan' menjadi kelam....'pendengaran' semakin 'hilang'...dek kerana 'lesu' nya diri....untuk 'berfikir' dan menerima.....tiap satu itu dengan redha....? meski pun banyak ketika nya.....tiap silap dan salah itu.....'terarah' untuk memberi dan menerima....dalam lengkap melengkapi.... tatkala bahagia yang dicari...sudah dalam 'gapaian'...... tetap yang 'ditekankan' adalah sisa 'luka' semalam....sedang tiap satu daripada nya...'terawat' bersama kasih sayang......apa kah masih ...

ada kah 'bahasa' kita sama...?

'rencah' kehidupan.... tiap yang 'dihulur' dipertikai.....meski dalam 'terang' menikmati.....tiap satu yang menjadi 'perdebatan'.... 'falsafah' kehidupan.... tiap yang datang 'dihambat'....meski dalam 'baik' menghina....sehingga kan yang 'terbiak'.....tiada yang selain hasad dengki......keangkuhan..... biar pun jalanan kehidupan....ada ketika nya 'terpilih'....ada jua yang 'dipilih'....dan banyak ketika nya yang 'memilih'.....namun...tetap yang menentukan....dan yang memutuskan adalah Penentu...Pemutus....yang Maha Mengetahui....Maha Menyayangi..... 'di sini'.....adalah suatu ketentuan.....yang memperlihatkan tentang suatu ketetapan.....biar pun 'bicara' mengambil alih...tiap yang 'terlihat'.... 'terdengar'......sehingga yang 'merasa' itu pun....belum tentu 'benar' nya.....tentang tiap yang dinamakan ketentuan....ketetapan......selagi mana tiap sat...

damai itu bukan suatu nikmat.....?

tiap kali berbicara soal kehidupan...yang 'terpancar' hanya lah ruangan 'sempit'.....dalam 'hiruk pikuk' teriakan....yang hanya 'bersorak'.......menambahkan 'bingit' di telinga...... tiap kali memandang kehidupan.....yang 'terpampang' hanya lah soal 'kebendaan'....dalam 'penitian' hari2 yang 'mendatang'......bersama nya suatu 'penantian' yang tidak berkepastian....... tatkala perjalanan kehidupan.....begitu 'indah' di pandangan mata....begitu 'mengasyikkan' pada tiap yang 'merasai'...tanpa sedar....'hilang' sudah kemampuan untuk berfikir.....dan tiada daya lagi untuk 'merasa'....pabila 'berbicara' tentang 'hak' yang lain....... apa kah dengan 'meletakkan' segala nya 'bersebab'...maka 'didendangkan' segala macam 'punca'...sedang diri sepatutnya 'bermuhasabah'....pada tiap ketika.....pada tiap masa......atas nam...

sudah hilang kah semua daya 'deria'....?

biar pun ‘rasa’ itu ada....namun sukar nya ‘melampiaskan’....suatu yang tidak tahu dimana ‘mula nya’.....dan dimana kah ianya ‘diakhiri’.... bagaimana untuk diteruskan.....sedang suatu ‘kekuatan’.....adalah jua suatu ‘kelemahan’...... untuk apa suatu ‘pertanyaan’.....jika akhirnya...menjadi suatu sabitan ‘hukuman’....... apa kah ruang ‘bicara’.....hanya untuk ‘dipertikai’....’dipersoal’....sedang hidup ini adalah suatu perjuangan.....yang menuntut suatu pegangan....secara tetap dan berterusan... meski pun ada ketika nya.....perlu menukar ‘haluan’......dan diantara nya....ada yang seperti 'bermula' kembali...namun tiap satu daripada nya....tetap ke arah dan matlamat...yang sama...... demi suatu kehidupan ‘di sana’...yang menjanjikan tiap ‘kesakitan’ menjadi ‘penawar’....tiap ‘harapan’ menjadi ‘nyata’.....pada suatu yang tentu dan pasti....... perjalanan kehidupan.....bukan ‘bicara’ hanya tentang ‘apa’...atau ‘siapa’....bukan jua semata2 tentang ‘dimana’.....atau ‘meng...

bahagia kah...'dikau'..?

kenapa itu yang sering ditanyakan...? tiap kali....pabila 'bicara' mata ‘bertemu’...yang akan ditanya....cuma.... bahagia kah  ‘dikau’...? tatkala yang lain...membicarakan soal ‘masa hadapan’.....bercerita tentang ‘masa silam’.....’merancang’ itu dan ini....’mempersoal’ sebab musabab....diri mu dan diri nya cuma bertanya..... bahagia kah 'dikau'...? pada ketika yang lain.....’berlarian’ mengejar masa....’letih’ menghitung segala usaha....’gusar’ mengira tiap ‘pelaburan’.....’sakit’ melihat pada tiap yang ‘terzahir’.....dirimu dan diri nya cuma bertanya... bahagia kah 'dikau'...? biar   pun....’perit’ di hati yang lain....’menyaksikan’ ketentuan....dirimu dan dirinya...’pedih’ pabila diperlihatkan.....pada tiap pengkhianatan...penganiayaan....keangkuhan....ketamakkan.... meski pun ada di antara 'mereka'.....dibesar di tempat yang sama....dilahir daripada rahim yang sama....namun apa lah yang ada pada suatu 'pertalian'...jika yang dilihat tidak s...

ujian itu...hadirnya...pada tiap makhluk.....

biar pun ujian sering nya 'ditafsirkan'......pabila 'keadaan' itu  'sukar'...tatkala tiap yang 'dihajati'.....masih jua 'kekal' dalam 'bayangan'.... namun 'ujian' itu tidak 'tersilap' dalam 'menguji'.....kerana yang dinilai bukan lah tentang yang 'terzahir'.....kerana tiap yang 'tersirat' itu.....umpama dalam 'terang' ia 'sembunyi'....... perjalanan kehidupan...biar pun yang 'terzahir' itu tampak begitu nyata.....namun tetap yang tersirat itu....lebih JELAS NYATA dan BENAR.....pabila tetap percaya dan yakin....pada-Nya yang Maha Esa...Maha Mengetahui...Maha Mengasihani..... Dia yang sama sekali tidak akan memungkiri janji....dan Dia juga sama sekali tidak akan menzalimi.... tiada tuhan yang disembah selain Allah S.W.T....dan Nabi Muhammad S.A.W itu adalah pesuruh Allah S.W.T.... ketentuan Allah adalah rahsia Allah... wallahu'alam...

'aku' jua punya 'suara'....

biar pun yang akhirnya yang 'difahami' hanya lah 'bunyi'....yang tidak tahu hujung pangkalnya..... 'aku' jua punya 'keinginan' untuk 'menyayangi'.....namun apa kan daya 'aku'......tidak Dia izinkan daripada 'dizahirkan'.....'aku' tercipta untuk menduga....tentang erti kasih sayang...tanpa 'pengharapan' tentang 'masa hadapan'.....tiada 'cerita' tentang 'masa silam'.....hanya 'wujud' pada tiap hati yang punya 'jiwa'...... 'aku' seperti 'terperangkap' dalam diri...yang hanya tahu 'membentak'.....yang hanya tahu 'menjerit'.....tatkala yang 'diperlukan'.....hanya untuk 'bersuara'...... apa kah ada sinar untuk 'aku'...sekiranya tiada diri mu...dan diri nya....? apa kah akan ada kasih sayang....yang tidak bersyarat....tidak bertepi.....dan tidak perlu 'suara' untuk 'menzahirkan'....tapi 'aku' tahu ka...

mungkin tersilap....atau tersalah....namun apakah sudah 'tertutup' semua jalan..?

pabila 'hati' sudah 'mati'.....apakah masih ada 'sinar' yang mampu 'menembusi'....sedang yang 'menanti' itu...hanya 'keangkuhan' serta 'ketamakan'....pada sebahagian makhluk yang bernama manusia..... pabila 'bicara' menjadi 'pemusnah'....apa kah masih punya ruang....untuk 'mendengar'....sedang yang 'disogok' cuma 'hipokrasi'...'manipulasi'.....atas yakin nya 'mereka' tentang nasib sendiri....hingga kan begitu lantang 'menyumpah'....nasib yang lain....   apa kah sudah hilang nya segala 'deria'.....sehinggakan sudah 'tertutup' segala 'punca'....sedang kan masih lagi di 'persinggahan'...dalam kembara ke alam abadi.... seandai nya....sudah tiada lagi ruang....apa kah masih lagi berpeluang....mencari sesuatu yang telah 'hilang'....sedang yang 'dikambus' itu sudah tiada lagi 'jejak' nya..... perjalanan kehidup...