pabila 'hati' sudah 'mati'.....apakah masih ada 'sinar' yang mampu 'menembusi'....sedang yang 'menanti' itu...hanya 'keangkuhan' serta 'ketamakan'....pada sebahagian makhluk yang bernama manusia.....
pabila 'bicara' menjadi 'pemusnah'....apa kah masih punya ruang....untuk 'mendengar'....sedang yang 'disogok' cuma 'hipokrasi'...'manipulasi'.....atas yakin nya 'mereka' tentang nasib sendiri....hingga kan begitu lantang 'menyumpah'....nasib yang lain....
apa kah sudah hilang nya segala 'deria'.....sehinggakan sudah 'tertutup' segala 'punca'....sedang kan masih lagi di 'persinggahan'...dalam kembara ke alam abadi....
seandai nya....sudah tiada lagi ruang....apa kah masih lagi berpeluang....mencari sesuatu yang telah 'hilang'....sedang yang 'dikambus' itu sudah tiada lagi 'jejak' nya.....
perjalanan kehidupan....meski berdepan dengan persimpangan...yang ada ketika nya...menyaksikan...keperluan untuk menukar haluan.....dan ada jua ketika nya.......terpaksa menelan segala keperitan....atas kelemahan serta kekurangan....namun hidup bukan atas apa yang silap....atau salah....ianya adalah tentang...bagaimana tiap yang silap...atau salah itu diperbetulkan.....dan bagaimana ianya diteruskan....dalam menuju redha Ilahi....
ketentuan Allah adalah rahsia Allah...
wallahu'alam...
pabila 'bicara' menjadi 'pemusnah'....apa kah masih punya ruang....untuk 'mendengar'....sedang yang 'disogok' cuma 'hipokrasi'...'manipulasi'.....atas yakin nya 'mereka' tentang nasib sendiri....hingga kan begitu lantang 'menyumpah'....nasib yang lain....
apa kah sudah hilang nya segala 'deria'.....sehinggakan sudah 'tertutup' segala 'punca'....sedang kan masih lagi di 'persinggahan'...dalam kembara ke alam abadi....
seandai nya....sudah tiada lagi ruang....apa kah masih lagi berpeluang....mencari sesuatu yang telah 'hilang'....sedang yang 'dikambus' itu sudah tiada lagi 'jejak' nya.....
perjalanan kehidupan....meski berdepan dengan persimpangan...yang ada ketika nya...menyaksikan...keperluan untuk menukar haluan.....dan ada jua ketika nya.......terpaksa menelan segala keperitan....atas kelemahan serta kekurangan....namun hidup bukan atas apa yang silap....atau salah....ianya adalah tentang...bagaimana tiap yang silap...atau salah itu diperbetulkan.....dan bagaimana ianya diteruskan....dalam menuju redha Ilahi....
ketentuan Allah adalah rahsia Allah...
wallahu'alam...


